Kasus Omicron di Kota Banjar hari ini bertambah 27 orang. Penambahan tersebut merupakan angka tertinggi sepanjang pandemi Omicron yang mulai meningkat selama beberapa pek ...
BANJAR – Kasus Omicron di Kota Banjar hari ini bertambah 27 orang. Penambahan tersebut merupakan angka tertinggi sepanjang pandemi Omicron yang mulai meningkat selama beberapa pekan ini.
Satgas Penanganan Covid Kota Banjar merilis jumlah positif aktif kini mencapai 94 orang sementara kasus sembuh mencapai 15 orang dan nol tingkat kematian.
Tercatat 4 pasien mendapatkan perawatan intensif di RSUD Kota Banjar sementara 5 pasien menjalani isolasi terpusat di RS Asih Husada dan 85 orang menjalani isolasi mandiri di rumahnya dengan pengawasan ketat Satgas di setiap lingkungannya masing-masing.

Dampak lonjakan kasus Omicron juga berimbas pada peta zonasi insiden Covid yang menyisakan 3 Desa dan 1 Kelurahan yang masih berada di zona hijau yakni Desa Cibeureum, Desa Jajawar, Desa Kujangsari dan Kelurahan Bojongkantong.
Kadis Kesehatan Kota Banjar, dr Andi Bastian, mengatakan bahwa beberapa penambahan kasus disumbang dari klaster sekolah.
"Selain itu, karena tingkat penyebarannya lebih cepat, jika tidak diimbangi dengan pengetatan prokes maka lonjakan kasus ini tidak bisa kita bendung," paparnya.
Untuk itu, pihaknya meminta kerjasama masyarakat agar mematuhi 5M dan 3T sebagai upaya preventif untuk melindungi diri dari penyebaran Omicron. "Kami juga berharap masyarakat untuk melindungi diri dari pandemi ini dengan vaksinasi Covid sebagai upaya kita terhindari dari bahaya yang disebabkan virus Covid saat terpapar," imbaunya. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
