Polres Malang dan Ojol Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas di Kabupaten Malang
Kebersamaan polisi dan driver online, usai silaturahmi mitra ojol di Polres Malang, Jum'at (28/8/2026). (Foto: Polres Malang)

Polres Malang dan Ojol Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas di Kabupaten Malang

,Jumat 28 Agustus 2026, 18:34 WIB
384
K
Khoirul Amin

MALANGPolres Malang menekankan komitmen bersama komunitas ojek online (ojol) dalam kegiatan Silaturahmi Mitra Kamtibmas di Polres Malang, Jum'at (28/8/2026) sore.

Acara silaturahmi yang dilangsungkan di Masjid Ashumul Muhsinin Polres Malang ini, yang juga dirangkai dengan doa bersama dan siraman rohani, serta santunan puluhan anak yatim.

"Dalam kesempatan ini, kepolisian  memperkuat sinergi dengan anggota ojol, sebagai mitra dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Malang," terang Kapolres Malang AKBP Rulian Syauri.

Dengan kolaborasi ini, lanjut Kapolres, diharapkan mempercepat penyampaian informasi jika terjadi gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

Dikatakan, ojol memiliki mobilitas tinggi dan beraktivitas di berbagai wilayah. Ini membuat mereka dapat menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga kamtibmas dalam kondisi kapan saja.

"Rekan-rekan ojol punya mobilitas tinggi dan bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kami ingin membangun komunikasi dan menjadikan ojol sebagai mitra, memberi andil dalam menjaga keamanan," kata AKBP Rulian.

Ditambahkan, keterlibatan ojol menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kepedulian bersama terhadap situasi keamanan di lingkungan masyarakat.

Para pengemudi diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan atau kejadian yang membutuhkan penanganan petugas.

"Kalau menemukan kejadian atau potensi gangguan kamtibmas, diharapkan segera informasikan kepada kepolisian, ke Polres Malang. Dengan komunikasi yang cepat, maka kami bisa melakukan langkah penanganan lebih awal," ujar Kapolres.

Menurutnya, para tdriver online sudah sepakat untuk bersinergi menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah Jawa Timur, khususnya Malang Raya.

​"Sinergi ini sangat penting. Karena rekan-rekan driver online ini posisinya selalu di lapangan. Apapun yang terjadi situasi perkembangan dinamika di lapangan itu, kita memang harus saling berkoordinasi.
​Selain informasi dari aplikasi  call center Polri 110, lanjutnya, para ojol ini selalu menginformasikan ke pihak Polres terkait kejadian-kejadian di lapangan. 
"Tidak hanya kejadian kriminalitas, bisa jadi ketika terjadi kemacetan, atau ada truk mogok, itu driver online sangat sering menginformasikan ke kita," ungkap Rulian.
AKBP Rulian juga mengajak para pengemudi ojol untuk ikut menjaga situasi tetap kondusif, dengan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya.
"Ya intinya, tujuan sinergi ke titik kamtibmas yang kondusif. Alhamdulillah karena kita bersinergi, tanpa harus kita minta, teman-teman driver online itu dengan kesadaran tinggi turut menjaga kondusivitas di wilayah Malang," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Driver Online Indonesia (PDOI) Jawa Timur yang juga hadir di acara silaturahmi, Puji Waluyo menyatakan, menyambut baik sinergi ini.

Menurutnya, komunitas ojol di Malang Raya ads sekitar 800 anggota, dan lebih dari 400 driver berada di wilayah Kabupaten Malang.

Puji juga berharap, hubungan dengan Polres Malang dapat semakin memperkuat sinergi dalam menjaga kondusivitas wilayah.

​"Kita bersinergi, ojol itu sebenarnya juga butuh polisi. Karena kejahatan paling rentan adalah ojol. Begal, dititipin sabu lewat paket, macam-macam. Kita ini rentan sekali. Makanya kita sangat-sangat harus bersinergi dengan kepolisian," ungkapnya.
​Memberi informasi, kata Puji, adalah andil paling utama pengemudi ojol. Namun demikian, anggota ojol juga turut penanganan lapangan seperlunya.
"Teman-teman juga terlatih untuk penanganan laka ringan-ringan. Kita bantu dulu sampai ke rumah sakit, lalu pelaporan kepada kepolisian, satuan lalu lintas datang. Bahkan, pengurusan Jasa Raharja. Banyaklah, untuk masyarakat," terangnya. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Khoirul Amin
|
Editor:Imadudin Muhammad