Persib Bandung di Ambang Juara, Ribuan Bobotoh Tumpah Ruah di Pusat Kota Tasikmalaya
Sejak pukul 21.30 WIB, arus kendaraan roda dua dan roda empat yang dipenuhi atribut biru khas Persib mulai memenuhi sejumlah ruas jalan utama di Kota Tasikmalaya.
TASIKMALAYA – Ribuan boboto, sebutan pendukung Persib Bandung, memadati pusat Kota Tasikmalaya, Minggu (17/5/2026) usai kemenangan dramatis Maung Bandung atas PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League 2025/2026.
Pantauan TIMES Indonesia sejak pukul 21.30 WIB, arus kendaraan roda dua dan roda empat yang dipenuhi atribut biru khas Persib mulai memenuhi sejumlah ruas jalan utama di Kota Tasikmalaya.
Suara klakson bersahutan, flare dinyalakan, dan yel-yel kemenangan menggema sepanjang malam.
Kawasan Jalan KHZ Mustofa menjadi titik paling padat oleh iring-iringan kendaraan para bobotoh.
Selain itu, massa juga memenuhi kawasan Jalan Dr. Soekardjo hingga sepanjang Jalan Baru tepatnya di sekitar Tugu Kujang Tasikmalaya.
Bendera Persib berukuran besar berkibar dari atas kendaraan. Sebagian bobotoh bahkan berdiri di bak mobil sambil meneriakkan chant dukungan untuk klub kebanggaan Jawa Barat tersebut.
Tidak sedikit warga yang turut keluar rumah untuk menyaksikan kemeriahan malam kemenangan itu.
Salah seorang warga Kawalu Kota Tasikmalaya, Dani Setiawan, mengaku sengaja datang ke pusat kota untuk ikut merayakan kemenangan Persib bersama ribuan bobotoh lainnya.
“Pertandingannya luar biasa menegangkan. Gol di detik terakhir membuat kami semua histeris. Mudah-mudahan Persib bisa mengunci gelar juara di laga terakhir,” ujar Dani Setiawan, ditemui TIMES Indoesia di Jalan KHZ Mustofa, Minggu (17/5)2026) malam.
Menurut Dani, kemenangan atas PSM menjadi bukti mental juara Persib musim ini. Ia menilai perjuangan para pemain di tengah tekanan laga tandang patut diapresiasi oleh seluruh bobotoh.
“Persib musim ini lebih matang. Saat tertinggal atau ditekan lawan, pemain tetap tenang. Itu yang membuat kami optimistis juara,” katanya.
Laga panas yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie berjalan dengan tensi tinggi sejak menit awal. Tuan rumah PSM tampil agresif demi mengamankan kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.
Pada menit kelima, kiper Persib, Teja Paku Alam, harus bekerja keras menghalau tendangan jarak jauh Rizky Eka Pratama yang mengarah tepat ke gawang.
Persib mulai membalas melalui skema serangan sayap yang dibangun Rosembergne da Silva. Umpan silang akurat yang dikirimkan Berguinho nyaris berbuah gol andai tandukan Ramon Tanque mampu dimaksimalkan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-33. Gelandang andalan Persib, Thom Haye, melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dijangkau kiper PSM, Hilman Syah.
Gol spektakuler itu membuat Persib unggul 1-0 hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Persib tetap tampil menekan. Adam Alis sempat mendapatkan peluang lewat tendangan voli, namun belum mampu menambah keunggulan.
Saat Persib tengah asyik menyerang, PSM justru mampu menyamakan skor menjadi 1-1. Kapten PSM, Yuran Fernandes, sukses mencetak gol lewat sundulan tajam memanfaatkan tendangan bebas Ananda Raehan.
Gol tersebut membuat pertandingan semakin panas. PSM tampil lebih percaya diri untuk memburu kemenangan, sementara Persib mengandalkan serangan balik cepat.
Drama terjadi di penghujung pertandingan. Ketika laga memasuki injury time dan skor tampak akan berakhir imbang, bek Persib Julio Cesar muncul sebagai penentu kemenangan.
Sundulan kerasnya memanfaatkan sepak pojok sukses merobek gawang PSM di detik-detik terakhir pertandingan.
Gol itu langsung disambut gegap gempita bobotoh di berbagai daerah, termasuk Kota Tasikmalaya.
Kemenangan 2-1 membuat Persib kokoh di puncak klasemen sementara Super League 2025/2026 dengan raihan 78 poin.
Hasil tersebut semakin sempurna setelah pesaing terdekat mereka, Borneo FC, hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara.
Kini Persib hanya membutuhkan hasil imbang pada laga terakhir menghadapi Persijap untuk memastikan gelar juara musim ini.
Di Tasikmalaya, kemenangan dramatis tersebut menjadi bahan perbincangan hangat masyarakat. Banyak bobotoh berharap penantian panjang Persib kembali meraih supremasi sepak bola nasional segera terwujud.
Sejumlah aparat kepolisian tampak berjaga di beberapa titik keramaian guna mengatur arus lalu lintas dan memastikan konvoi berjalan kondusif. Meski jalanan dipadati kendaraan, suasana perayaan berlangsung relatif tertib.
Bagi bobotoh, kemenangan atas PSM bukan sekadar tambahan tiga poin. Hasil itu menjadi simbol perjuangan, mental juara, dan harapan besar untuk kembali mengangkat trofi di akhir musim. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.