Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua di Kota Banjar Mulai Berburu Perlengkapan Sekolah
Bagi sebagian orang tua, momentum ini membawa tantangan tersendiri, terutama bagi yang memiliki lebih dari satu anak usia sekolah.
BANJAR – Menjelang tahun ajaran baru yang dijadwalkan dimulai pada 15 Juli mendatang, para orang tua mulai memadati toko-toko perlengkapan sekolah.
Berbagai persiapan dilakukan, mulai dari berburu seragam hingga alat tulis demi memenuhi kebutuhan anak-anak mereka. Bagi sebagian orang tua, momentum ini membawa tantangan tersendiri, terutama bagi yang memiliki lebih dari satu anak usia sekolah.
Pipit, seorang warga asal Situbatu, mengaku harus merogoh kocek cukup dalam untuk membelikan perlengkapan sekolah bagi ketiga anaknya yang masing-masing masuk ke jenjang MI, SD, dan SMK.
"Segala macam dibeli, mulai dari baju seragam, tas, sampai buku. Ya rasanya campur aduk, tapi mau bagaimana lagi, sebagai orang tua tentu harus mengusahakan anggarannya," ujar Pipit saat ditemui sedang membawa belanjaannya.
Kondisi ini membawa dampak positif bagi sejumlah pedagang seragam. Sri Hayanti, pemilik Toko pakaian dan seragam Cinta Damai, mengungkapkan bahwa peningkatan penjualan sudah terasa sejak pertengahan Juni lalu.
Stok seragam untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA sengaja dilengkapi, termasuk aksesori seperti sepatu, dasi, sabuk, topi, kaus kaki, dan kerudung.
"Alhamdulillah, tahun ini dari pertengahan Juni sudah ada peningkatan. Kami optimis penjualan menjelang hari H masuk sekolah akan jauh lebih baik lagi," kata Sri, Selasa (7/7/2026).
Namun, pemandangan sedikit berbeda terlihat di sektor penjualan alat tulis. Kusmana, pemilik Toko Buku Melati di Pasar Banjar, menjelaskan bahwa meski ada lonjakan pembeli untuk keperluan sekolah, pola belanja masyarakat kini mengalami perubahan.
Tokonya kini cenderung ramai pada pagi hari hingga waktu zuhur saja. Selain itu, Kusmana juga merasakan adanya penurunan omzet dari sektor ATK untuk instansi atau perkantoran.
"Kalau untuk alat tulis sekolah sekarang agak hangat (mulai ramai). Tapi kalau ATK kantor benar-benar berkurang, kemungkinan karena ada aturan pemerintah yang mengalihkan belanja instansi ke platform tertentu," jelasnya.
Meski demikian, Kusmana memprediksi puncak kepadatan warga yang berbelanja kebutuhan sekolah akan terjadi pada H-3 hingga H-2 sebelum hari pertama masuk sekolah, khususnya pada akhir pekan. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.